Search Engine

4/07/2011

8 Tipe Kepribadian Ini Pengaruhi Kesehatan



Dapatkah tipe kepribadian seseorang mengungkap semua hal tentang kesehatannya? Jawabannya adalah ya! Pasalnya, terdapat banyak bukti yang mengindikasikan bahwa karakter dapat memengaruhi kualitas kesehatan seseorang.

"Kepribadian merupakan hasil dari pengaruh gen dan lingkungan. Dengan mengetahui Anda termasuk karakter mana bukan tidak berarti akan mengidap sejenis penyakit tertentu seperti jantung misalnya, tetapi setidaknya menjadi waspada akan risiko kesehatan," ungkap Dr Martin Hagger, pakar psikologi kesehatan dari Universitas Nottingham dan Universitas Curtin, Australia.

Manfaat positif lainnya, kata Hagger, Anda juga memeroleh kesempatan mengenal dan menganalisis aspek yang kurang sehat dalam karakter Anda, seperti kebiasaan merokok atau minum alkohol.

Berikut adalah beberapa tipe kepribadian seseorang beserta kondisi kesehatan yang biasa dikaitkan dengan karakternya :

1. Tipe Periang, Optimistis

Mereka yang masuk kategori ini biasanya punya pandangan yang luas akan kehidupan, tetapi mereka yang optimistis cenderung kelebihan berat badan.

Para ahli dari Doshisha University di Kyoto, Jepang, meneliti pria dan wanita obesitas yang sedang menjalani program pelangsingan termasuk konseling, latihan olahraga dan pengaturan nutrisi.

Peneliti menemukan, mereka yang pikirannya paling positif justru mencatat penurunan berat badan paling sedikit. Diduga, dengan melihat sisi terang membuat pasien tidak terlalu peduli akan berat badannya dan selalu terjebak dalam godaan.

Sementara itu temuan peneliti Universitas California AS menunjukkan, rasa percayaan diri mengatasi kesulitan hidup serta kerelaan justru dapat memicu risiko lebih besar. Hal ini juga dapat menjelaskan mengapa mereka berkarakter periang relatif meninggal di usia muda.

Psikolog Dr Howard S. Friedman menganalisa data lebih dari 1.500 anak usia 10 tahun dan memantau perkembangannya hingga usia dewasa. "Mereka yang punya selera humor saat anak-anak rata-rata berumur pendek dibandingkan mereka yang kurang riang ." Riset lain di Universitas Stanford menemukan bahwa anak-anak tipe periang memiliki kecenderungan melakoni hobi yang lebih berisiko

2. Tipe Cemas

Para ahli di Universitas Descartes, Paris, dan Centre for Addiction and Mental Health, Toronto, Kanada, menemukan mereka yang berkepribadian needy (terlalu berharap) lima kali berisiko mengidap masalah pencernaan seperti tukak lambung.

Orang yang dependen dan secara emosional kurang stabil juga cenderung merokok dan minum alkohol, punya kebiasaan makan tidak teratur dan gangguan tidur. Semua kebiasaan itu dapat memicu rata-rata produksi asam lambung menjadi tinggi sehingga memicu tukak lambung.

Tingginya kadar hormom stres kortisol juga dapat memicu sakit kepala, jerawat dan infeksi kandung kemih.

Kabar baiknya? Mereka yang bertipe cemas ini lebih banyak melakukan seks, menurut sebuah penelitian dari Sheffield University, Inggris.

"Wanita yang bermasalah neurotik cenderung punya lebih banyak pasangan untuk hubungan jangka pendek, yang mengindikasikan adanya hubungan antara gairah seks mereka dan kepribadian," Dr Virpi Lummaa, dari Departmen Ilmu Tumbuhan dan Binatang di Inggris

Hal ini mungkin terjadi karena ketakutan akan tidak menemukan orang yang tepat atau gagal bereproduksi membuat mereka lebih sering melakukan hubungan seks dengan lebih banyak pasangan.

3. Tipe Sensitif

Pria yang tipenya cenderung seperti wanita — simpatik dan pengiba — memiliki kadar stres yang lebih rendah dan berisiko lebih kecil mengalami serangan jantung, menurut sebuah riset di Universitas Glasgow Skotlandia.

Dalam riset itu, para pria diberikan nilai ‘maskulinitas’ dan ‘kewanitaan’ berdasarkan perilakunya seperti kemampuan memimpin, keteladanan, agresi, pengambilan risiko, afeksi, rasa belas kasih dan sensitivitas pada kebutuhan orang lain.

Penelitian menemukan, kecenderungan atau risiko pria mengidap penyakit jantung kronis mengalami penurunan seiring dengan nilai 'kewanitaan'. Para ahli menyatakan, keterlibatan mereka dalam perasaan menyebabkan para pria lebih dapat menyampaikan emosinya dan memeroleh dukungan termasuk berkonsultasi ke dokter.

4. Tipe Argumentatif

Permusuhan (hostile) dan perilaku agresif adalah salah satu kepribadian yang tidak sehat. Dalam studi terhadap 448 wanita yang menjalani pusat skrining payudara di Oncological Hospital of Kifissia, Athena, terungkap bahwa tipe perempuan tipe hostile cenderung mengidap kanker payudara.

Penelitian lain terhadap 61 pria yang mengidap kanker colon oleh ilmuwan di Creighton University School of Medicine, Nebraska, menemukan peningkatan risiko yang serupa. Diduga bahwa permusuhan dan amarah menghambat efektivitas sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat tubuh lebih rentan sakit.

Amarah juga memberi 50 persen peningkatan risiko memburuknya kesehatan, kata peneliti dari Mount Sinai School of Medicine di New York. Orang yang marah merespon stres dengan lebih cepat dan kuat baik secara mental maupun fisilogis, sehingga meingkatkan tensi darah dan detak jantung — menyebabkan kerusakan pada sistem kardiovaskuler.

5. Tipe Ramah

Menurut riset para ahli di Universitas Milan, pria berkepribadian ekstrovert berisiko lebih rendah mengidap sakit jantung. Mereka juga tidak mudah terkena infeksi dan lebih cepat pulih dari penyakit.

Hal ini terjadi akibat menurunya hormon stres, pasalnya - para ekstrovert mampu mengatasi ancaman terhadap dirinya dengan lebih baik. Dan jika mereka merasa memiliki masalah kesehatan, mereka akan mengungkapkannya. Pria yang ekstrovert juga cenderung punya lebih banyak anak.

6. Pemalu

Menurut penelitian, mereka yang punya sifat pemalu 50 persen berisiko lebih besar mengidap sakit jantung. Peneliti dari Universitas Northwestern Chicago yang melakukan studi selama 30 tahun menyatakan hal ini disebabkan para pemalu cenderung memilih hidupnya terlindungi sehingga bila menemukan situasi baru menjadi lebih mudal stres.

Tipe pemalu juga lebih rentan terhadap infeksi virus seperti selesma yang lebih banyak dipicu akibat stres, menurut peneliti dari Universitas California.

"Tampaknya orang yang sensitif menjadi mudah merespon stres lebih kuat ketimbang mereka cuek," kata Bruce Naliboff salah seorang peneliti.

7. Tipe Bodoh

Rendahnya IQ berhubungan dengan risiko yang lebih besar mengalami kecemasan, demensia dan gangguan stres pascatrauma, kata peneliti dari Universitas Edinburgh.

Selain itu, riset yang dilakukan peneliti dari Harvard School of Public Health terhadap anak-anak dengan IQ rendah menemukan peningkatan risiko depresi dan skizofrenia.

Salah satu teorinya sederhana : orang yang intelejensianya rendah butuh waktu lebih lama memahami pentingnya hidup sehat. Rendahnya IQ anak juga mengancam anak-anak menjadi rentan terhadap beberapa jenis gangguan mental.

8. Tipe 'Virtuous' (berbudi baik)

Seperti yang diharapkan, mereka yang teliti akan menuai manfaat dari sisi kesehatan, ungap penelitian dari University of Edinburgh and the Social and Public Health Sciences Unit di Glasgow.

Mereka yang memiliki tipe ini cenderung terhindar dari semua jenis penyakit seperti diabetes, hernia, masalah tulang, strok bahkan Alzheimer

Hasil tinjauan dari sekitar 190 riset menunjukkan bahwa orang yang teliti melakukan perilaku konsisten yang mendukung kesehatan, seperti rutin berolahraga dan diet makanan sehat.

Baca Selengkapnya..

12/20/2010

seks

http://www.drjizz.com/porn-videos/6145/exotic-asian-slut-gets-naked-for-camera.html

Baca Selengkapnya..

6/25/2009

Masih Single-kah Dia?

ANDA tertarik pada seorang pria, namun tidak mengenal orang-orang di sekitarnya sehingga tidak dapat mengetahui statusnya: single or taken. Maklum, ketidakhadiran cincin di jari manis saat ini tidak menjadi jaminan status seseorang, karena banyak juga pria atau wanita yang sudah menikah ternyata tidak memakai cincin kawin. Anda bisa saja sih, menanyakan langsung pada pria tersebut. Sayang orang Indonesia belum terbiasa mendapatkan pertanyaan seperti ini, sehingga Anda khawatir pria tersebut menganggap Anda agresif.

Anda perlu hati-hati, karena bisa saja pria yang Anda incar ini sudah menikah. Tetapi karena Anda berdua tidak memperjelas status hubungan, ia pun senang-senang saja mendapatkan perhatian Anda. Nah, agar tidak keburu jatuh cinta lalu kecewa karena si dia ternyata sudah berkeluarga, coba cari tahu status si ganteng itu dengan cara lain:

Telepon pada hari Sabtu. Hari Sabtu biasanya orang memiliki banyak kegiatan. Anda bisa mengetahui apakah ia hanya menghabiskan waktunya di rumah, di luar bersama teman-teman prianya, atau berkencan dengan seorang wanita. Bagaimana Anda mengetahui secara pasti aktivitasnya, memang tergantung isi pembicaraan Anda. Sebab bila ia lebih banyak di rumah pun, belum tentu ia masih single. Bisa saja ia menghabiskan waktunya bersama anak-anak, atau kekasihnya sedang studi di luar negeri.

Jika pria lebih banyak beraktivitas dengan rekan-rekan prianya, justru menunjukkan kemungkinan bahwa ia masih single. Karena hidupnya sangat aktif, umumnya pria seperti ini tidak mengkhawatirkan status jomblonya meskipun usianya sudah cukup matang. Ia pasti akan menjadi partner yang menyenangkan. Pria single yang lebih banyak di rumah tidak akan cocok untuk Anda yang tergolong outgoing, senang bersosialisasi, atau hang out di tempat-tempat populer.

Tanyakan kegiatannya saat weekend atau liburan. Apakah ia mengatakan berenang di sport club di lingkungan rumah, ke hipermarket, atau memasak? Anda bisa menduga bahwa ia tidak lagi available. Pria lajang akan memilih berenang atau berolahraga di tempat-tempat yang populer, bukan di sport club yang merupakan fasilitas perumahannya. Memasak? Bila ia memasak makanan instan, Anda boleh yakin ia memang single. Jika memasak makanan "susah" seperti chicken teriyaki atau sop buntut, kemungkinan ia tengah memasak untuk kekasih atau keluarganya. Atau ia tengah jalan-jalan ke Bandung atau liburan ke Bali? Bila bersama teman-teman kantornya, masih ada kemungkinan ia sudah berkeluarga. Jika dengan teman-teman se-geng, bisa jadi ia memang single.

Cek isi kantong belanjaannya. Bila suatu ketika Anda bertemu dengannya di mini market di kantor, atau di supermarket, intiplah barang belanjaannya. Apakah ia banyak membeli makanan instan, seperti sereal atau mi instan, juga bir atau minuman kaleng lain? Apakah ia membeli peralatan mandi seperti sabun, shampo, pasta gigi? Jika ya, kemungkinan ia masih tinggal sendiril. Bila sudah berkeluarga, perlengkapan rumah tangga biasanya akan dibeli sekaligus bersama dengan kebutuhan keluarga lainnya.

Lihat siapa teman-temannya. Apakah mereka rata-rata masih lajang, dan punya banyak kegiatan? Apakah mereka kerap bepergian bersama sepulang kantor? Apa yang mereka lakukan, dan dimana? Apakah ia sering terlihat bersama wanita tertentu? Dengarkan apa isi pembicaraan mereka. Meskipun tidak serta-merta akan menentukan statusnya, isi obrolan mereka cukup bisa dipertimbangkan. Selain itu, meskipun tidak sesering kaum wanita, pria yang sudah memiliki anak sesekali juga senang menceritakan kehebatan anaknya.

Pancing dengan gaya bercanda. Anda sudah tak kehabisan ide bagaimana harus mengorek latar belakangnya. Mungkin Anda bisa menanyakannya dengan gaya bercanda. Misalnya ada seorang teman yang berjualan parfum, pakaian, atau produk perawatan wanita. Katakan pada pria tersebut, "Bagus banget nih, beli dong buat pacarmu." Lihat bagaimana reaksinya. Apakah ia tertarik melihat-lihat barang tersebut? Jika tidak, mungkin ia memang tidak butuh membeli benda-benda tersebut untuk siapa pun. Kemungkinan lain, ia sudah tahu selera pasangannya, dan tidak ingin membelinya.

Cek info di Facebook-nya. Cara ini termasuk gampang, Anda tinggal mencek statusnya di sana. Bila statusnya tidak tercantum, lihat-lihat koleksi fotonya. Jika masih belum terungkap juga, baca komentar-komentar dari teman-temannya. Anda bisa menebak, tak hanya apakah ia sudah menikah, tetapi juga apakah ia pria yang senang menggombal atau punya gebetan di mana-mana.

Baca Selengkapnya..

Mengapa Pria Senang Wet Kisses?

ANDA pernah mengalami saat si dia mencium dengan begitu berantakan, sehingga seluruh wajah Anda "basah kuyup" dibuatnya? Ternyata ada penjelasan biologis mengenai hal ini.

Sejumlah eksplorasi mengenai sesi ciuman, menyebutkan bahwa berciuman menyebabkan pelepasan hormon oxytocin dan kortisol, yang menciptakan perasaan dekat dan rileks. Kini para ilmuwan mulai mempertimbangkan bahwa hormon testosteron dalam air liur lah yang menyebabkan pasangan ingin segera menyingkap pakaian dan bergegas ke sesi bercinta.

Betul, testosteron lah yang harus disalahkan dalam hal ini.,span id="fullpost">

Menurut Helen Fisher, anthropolog dari Rutgers University, mengatakan bahwa testosteron dalam liur adalah penyebab pria senang mengulum bibir pasangannya dengan acak-acakan. Secara tidak sadar mereka sebenarnya sedang mencoba untuk mentransfer testosteron yang selanjutnya mendorong gairah seks pada pasangannya.

Anda perlu hati-hati jika si dia mulai melancarkan serangan wet kisses seperti ini. Tanpa Anda sadari, Anda segera terperangkap di dalam jebakan Batman-nya ini, dan bahasa tubuh Anda langsung memberikan sinyal bahwa Anda mengharapkan "sesi" selanjutnya. Namun, ada pula wanita yang tak cukup peka dengan ciuman seperti ini, dan malah merasa jijik dengan atraksi pasangannya.

Oleh karena itu, Fisher melanjutkan, melalui ciumannya ini pria juga sedang menilai apakah wanita tersebut cukup "hot" di atas ranjang atau tidak. Sebaiknya, wanita yang tidak menyukai gaya berciuman yang melibatkan banyak liur ini kemungkinan besar justru akan kehilangan gairah dan tak mau melanjutkan hubungan lagi.

Dalam suatu jajak pendapat yang dibuatnya, tambah Fisher, hampir 60 persen pria dan 70 persen wanita yang mengatakan ciuman pertama yang "basah" seperti ini mengancam hubungan selanjutnya. Bagaimana dengan Anda? (DIN/Your Tango)

Tips Mewujudkan Fantasi Seks Anda?
IST/Shutterstock
Sabtu, 13 Juni 2009 | 22:16 WITA

MEWUJUDKAN fantasi bercinta memang bisa mewarnai kehidupan seks Anda dan pasangan. Bahkan menurut pakar seks asal Inggris, Tracey Cox, membagi fantasi bersama pasangan adalah cara terbaik untuk terus menyalakan gairah bercinta.

Namun, mewujudkan fantasi tak semudah yang kita duga. Apalagi sebagai kaum hawa, kita sering merasa malu mengungkapkan fantasi dan ekspresi gairah bercinta. Padahal, kalau mau jujur kita pun memiliki fantasi liar yang tidak sepenuhnya bisa kita ungkapkan secara lugas.

Nah, bagi Anda yang ingin mencoba merealisasikan dan membagi fantasi dengan pasangan ada panduannya lho. Mulai dari membuat rencana, menyampaikan fantasi tersebut pada pasangan, dan menyiapkan strategi cadangan jika pasangan menolak mewujudkan fantasi itu.

Siapkan strategi
Rencana A:
Tunggu sampai Anda dan pasangan merasa rileks dan nyaman. Lalu, berpura-puralah bercerita bahwa semalam Anda mengalami mimpi yang sangat seksi. Ceritakan apa yang terjadi dalam mimpi itu (yang sebenarnya adalah fantasi Anda) dan lihat reaksi pasangan. Semakin dia bertanya detail mimpi Anda, berarti dia semakin tertarik untuk mewujudkannya. Jadi, manfaatkan antusiasmenya. Jika sudah terealisasi, baru lah Anda boleh mengatakan bahwa mimpi itu sebenarnya bagian dari fantasi Anda yang terpendam selama ini.

Rencana B:
Sewa sebuah film yang adegannya mirip dengan fantasi Anda. Lalu, tontonlah film itu bersama pasangan. Lihat reaksinya. Apakah dia terlihat tertarik, bosan, atau malah agak takut? Jika dia tiba-tiba mendekati Anda dengan penuh gairah dan mulai melancarkan aksinya atau dia melihat Anda dengan tatapan ingin mengikuti adegan di film itu, artinya rencana Anda sukses.

Rencana C:
Belilah sebuah buku tentang seks yang isinya berbagai hal tentang fantasi seks, termasuk jenis-jenis fantasi. Berikan buku itu sebagai hadiah untuk pasangan Anda. Jika dia termasuk tipe lelaki pemalu, biarkan dia membaca buku itu sendiri sebelum Anda tanyakan apa fantasi seks favoritnya.

Jika dia lelaki yang cukup berpikiran luas, tempelkan note di halaman atau gambar yang merupakan fantasi Anda. Biarkan dia mengetahuinya dan mewujudkannya untuk Anda.

Jika dia menolak
Berbagi fantasi memang tidak mudah dan pasti berisiko, terutama untuk fantasi yang cenderung "menyimpang". Tetapi siapa sih yang tidak punya fantasi agar "berbahaya"? Setiap orang sebenarnya punya kecenderungan ini. Anda pun tentu punya fantasi nakal yang berkeliaran dalam imajinasi.

Kalau yang ini adalah fantasi seorang teman. Dia seringkali berkhayal bercinta dengan lelaki misterius superganteng yang menjadi tamu di pesta pernikahannya menjelang detik-detik upacara pernikahan dimulai. Memang sampai sekarang dia belum menikah, namun, dia juga tidak berniat merealisasikan fantasi itu meski membayangkannya saja membuat dia merasa senang dan tertantang. Alasannya, fantasi itu bisa sangat "berbahaya" jika sampai diketahui pasangannya.

Memang fantasi seks adalah hal yang sangat pribadi. Anda boleh saja membaginya pada pasangan. Namun, sebelumnya Anda perlu pilah-pilih dulu. Jika fantasi yang Anda pilih melibatkan lelaki lain selain pasangan (bercinta dengan lelaki lain) atau berpura-pura diperkosa, siap-siap saja ditolak pasangan.

Nah, jika Anda tak ingin fantasi ditolak, mulailah dengan membagi skenario fantasi yang aman lebih dulu. Setelah ini berhasil, Anda bisa meningkatkan skenario ke level yang risiko penolakannya lebih tinggi. Tak ada salahnya Anda coba. Jangan takut gagal. Semua tergantung cara penyampaian Anda kok.

Tips merealisasikan fantasi

1. Gunakan simbol atau pengandaian, misalnya dengan mengarahkan si dia pada adegan yang Anda bayangkan.

2. Jika ini kali pertama Anda dan pasangan mewujudkan fantasi, pilihlah yang bisa membuat Anda berdua sama-sama senang.

3. Perjelas bagaimana karakter yang ingin Anda dan pasangan mainkan.


4. Jika melakukannya di rumah, pastikan saat Anda dan pasangan mewujudkan fantasi itu tidak ada fanggota keluarga lain sehingga privasi tidak terganggu.

5. Wanita ternyata juga banyak yang berfantasi threesome. Untuk amannya, Anda bisa menggunakan sex toys berupa vibrator dengan mata tertutup.

Anda pun seolah sedang bercinta dengan lebih dari satu lelaki tanpa konsekuensi dicemburui.

Baca Selengkapnya..

Langganan Via Email

Masukkan Email anda Untuk Mendapatkan Artikel Terbaru

Delivered by

Komentar Terbaru

Posting Terbaru

Pengikut

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP